SMAPRO (Students Motivation Program) MA Istiqlal Jakarta

Ujian Nasional yang menjadi penentu akhir keberhasilan studi menjadi hal yang paling ditakuti kebanyakan peserta Ujian Nasional akhir-akhir ini. Dengan strandar kelulusan yang semakin meningkat tiap tahun, para peserta Ujian Nasional semakin risau akan masa depan mereka. Di saat-saat persiapan akhir seperti sekarang, para peserta Ujian Nasional harus benar-benar mengeluarkan segala kemampuan terbaik mereka untuk mempersiapkan diri dengan baik dalam menghadapi Ujian Nasional. Hal serupa dialami pula oleh siswa-siswi kelas XII dari unit MA Istiqlal Jakarta. Hampir setiap hari, mereka dituntut untuk belajar, tryout,mengerjakan soal-soal latihan, mengikuti pendalaman materi dan berbagai kegiatan lain demi mematangkan persiapan diri mereka sebelum Ujian Nasional yang mana sedikit banyak menimbulkan tekanan yang seharusnya tidak perlu terjadi, maka demikian, unit MA menfasilitasi dari segi kegiatan SMAPRO (Students Motivation Program).

Mengingat kesibukan–kesibukan ini, MA istiqlal sendiri tidak ingin membiarkan anak-anak didiknya hanya mengembangkan aspek kognitif saja, tetapi mereka harus dibekali dengan persiapan hati yang matang agar mereka dapat menghadapi Ujian Nasional tahun ini dengan situasi hati yang tenang. Atas pertimbangan ini, maka pada jumat sampai dengan sabtu 09 Maret – 10 Maret 2018 MA Istiqlal mengadakan retret bersama atau ‘pembinaan mental’ bagi para peserta Ujian Nasional bertempat di Riches the farmer – sentul Bogor

Kegiatan tersebut adalah kerjasama MA Istiqlal dan komite madrasah Istiqlal dan diikuti semua Kelas XII dengan jumlah peserta 32 orang. Kegiatan tersebut didampingi oleh 4 orang guru. Acara dimulai dari pkl. 16.00 dan dilanjutkan dengan tatap muka bersama untuk mendengarkan beberapa wejangan dari walikelas. Acara kemudian dilanjutkan dengan pembinaan mental yang diisi oleh motivator muda kakak rully onzu dari onzuvator institute dan diakhiri dengan doa bersama di malam harinya.

Dalam sambutannya, Kepala MA, Bapak kasmudi, S.Pd mengatakan dan berpesan: “Ujian Nasional bukanlah sesuatu hal yang perlu ditakuti. Jika setiap siswa mempersiapkan diri dengan baik, maka ia pasti berhasil. Dengan berbagai pembekalan materi selama ini, dari aspek kognitif semua siswa sudah mempersiapkan diri dengan baik. Sekarang saatnya setiap siswa mempersiapkan pula hatinya sehingga dia bisa tenang dalam mengikuti Ujian Nasional nanti.” Karena itu, keberhasilan setiap siswa menjadi hal yang paling utama,

Semua peserta yang menghadiri kegiatan tersebut memberi respon positif atas kegiatan tersebut. Para siswa mulai menyadari bahwa dalam persiapan mereka untuk menghadapi Ujian Nasional, mereka tidak pernah berjalan sendiri. Allah, orangtua, guru, dan teman-teman mereka turut mendampingi mereka dan mengaharapkan agar mereka dapat menuai hasil yang maksimal.

Keesokan harinya dilanjutkan dengan kegiatan cooking times dan fun games bersama di mana peserta diberikan kesempatan untuk menjalin keakraban diatara mereka sendiri. Kegiatan ini akhirnya ditutup dengan makan siang bersama pada pkl. 12.00 dan pulang ke rumah masing-masing.(Latif/Ade)